Get In Touch
Menara Caraka, Lantai 12, Jl. Mega Kuningan Barat, Blok E4 7 No. 1, Kawasan Mega
Kuningan, Jakarta 12950
Work Inquiries
partnership@mantappu.com
(+62) 818 0401 3060

Waseda Boys dan Perjalanan Penuh Culture Shock di India

April 29, 2024

by Fahma Ainurrizka

India sempat menjadi perbincangan hangat di media sosial karena banyak orang mempertanyakan keamanan wisatawan yang melakukan travelling di sana usai insiden-insiden kurang menyenangkan yang terjadi di negara tempat Taj Mahal tersebut. Tapi tahu nggak kalau India menjadi salah satu destinasi dalam World Trip Waseda Boys, lho. Yuk, ikuti petualangan Jerome, Tomohiro, Otsuka, dan Yusuke saat menjelajahi India!

Waseda Boys di India | Sumber: instagram/jeromepolin

Minasan, Konnijiwa!

India telah menjadi pusat perhatian yang hangat di media sosial. Dari cerita mengenai Vrindavan, kota suci di India, yang kini terbungkus konotasi negatif, hingga pemberitaan tentang keamanan bagi perempuan yang melakukan solo travelling di negeri Taj Mahal tersebut usai insiden kurang menyenangkan banyak terjadi di sana.

Tetapi, dari gemerlap kota Delhi yang tak pernah tidur hingga gemerincing ghunghru dari tarian tradisional di Rajasthan, Waseda Boys dengan berani menjelajahi jalanan India. Yuk, ikuti petualangan Waseda Boys di India!

Waseda Boys Mencicipi Street Food di India: Masak Pakai Tangan?

Waseda Boys mencoba street food India | Sumber: YouTube/nihongomantappu

Kali ini, Waseda Boys berkolaborasi bareng TikTok kreator konten, Mega Mei dan Zhefa Ilmi, yang merupakan mahasiswa di India. Keduanya bersama Jerome, Tomohiro, dan Otsuka menyusuri street food di Paharganj di New Delhi, India.

Pertama mereka mencoba bread omelette menu andalan di India yang menurut Jerome “Kayak french toast, tapi asin,” dan anda boil yang berarti telur rebus yang dicampur garam masala–bubuk rempah hasil racikan untuk masakan india–bawang merah, dan dhaniya atau ketumbar bubuk.

Jerome juga membeli baju di sana dengan harga 200 rupees untuk 4 baju. Harga untuk satu baju berarti sekitar 9 ribu rupiah. “Murah banget gila,” jelas Tomohiro keheranan sembari memilah baju yang bakal dibeli.

Mereka juga mencoba burger atau dabeli dan vada pav semacam burger kentang. “Wah pakai tangan. Guys, masaknya,” sahut Jerome saat sang penjual sedang memasak pesanannya.

“Ini namanya burger handmade, ya. Craft, ya. The real handmade,” gelak Jerome. Tetapi saat Waseda Boys mencoba makannya ternyata enak, gurih dengan rasa kari, dan roti yang empuk. Berbeda jauh dengan kesan pertama saat melihat sajian yang tampak kurang higenis tersebut.

Nggak lupa, Waseda Boys mencoba jalebi, makanan penutup India yang terkenal dan ikonik berupa adonan tepung yang digoreng dan direndam sirup gula. Saking manisnya sampai-sampai mesti dimakan sembari minum air sebanyak-banyaknya biar manisnya nggak tertinggal di tenggorokan.

Tonton Waseda Boys mencicipi street food India!

Waseda Boys Mencoba Potong Rambut di India: Unik dan Barbar?

Waseda Boys usai potong rambut di India | Sumber: YouTube/nihongomantappu

Potong rambut di pinggir jalan India menjadi pengalaman baru bagi Waseda Boys. Mereka pun banyak mendengar cerita jikalau potong rambut di India cukup unik dan berbeda dari barbershop yang biasa mereka kunjungi di tanah air.

Di tengah deru kendaraan dan hiruk pikuk kota New Delhi di belakangnya, Jerome menjadi orang pertama mencoba pengalaman satu ini, setelahnya disusul Tomohiro dan Yusuke.

Ternyata, proses potong rambut terlihat cukup agresif dan kasar. “Suara guntingnya gede (keras) jadi aku agak takut,” ucap Tomohiro mencoba meredakan ketegangan saat akan potong rambut.

Pun, nggak ada shaving cream khusus yang digunakan untuk menghindari luka terkena pisau alat cukur. Waseda Boys kudu menanggung sensasi pedas ketika alat cukur menyentuh kulitnya. “Cukurnya pakai air, nggak ada cream,” jelas Yusuke tampak terkejut.

Setelah selesai potong rambut, ada juga body massage dan wax hair.  Meskipun agak sakit karena kelihatan asal-asalan, ketiganya malah tertawa terbahak-bahak. Kamu tertarik nggak, nih, TeMantappu buat mencoba pengalaman satu ini?

Tonton Waseda Boys menjajal potong rambut di India!

Waseda Boys Naik Kereta India: Di Stasiun Kereta Banyak Monyet?

Waseda Boys mencoba neik kereta di India | Sumber: YouTube/nihongomantappu

Sebelum naik kereta di India, Waseda Boys memutuskan mengunjungi dua tempat yang menarik perhatian mereka di Agra, India. Pertama mereka menyinggahi Agra Fort, sebuah benteng bersejarah yang megah dan kaya akan cerita. Berjalan di antara dinding-dinding yang kokoh dan menatap pemandangan yang indah dari atas, mereka berbagi fakta sejarah tentang tempat ini.

Selanjutnya, mereka mencoba teh khas India di toko bernama Masala Chai. Chai berarti teh India. “’Very creamy, enak banget,” ucap ketiganya serentak, nggak menyangka rasanya bakal memanjakan lidah. Rasanya seperti milk tea, tetapi dengan aroma yang lebih wangi dan rempah-rempah yang memberi sentuhan hangat di tenggorokan.

Setelah menjajal rasa teh autentik India, mereka melanjutkan perjalanan ke Varanasi menggunakan kereta India. Saat tiba di stasiun bernama Tundla mereka disambut dengan kejutan tak terduga dan cukup bikin syok: banyaknya monyet yang berkeliaran di sekitar stasiun, sampai-sampai ada yang nekat menyeberang di rel kereta.

Pada akhirnya, mereka menaiki kereta India dengan perjalanan panjang selama 9 jam di dalam kereta. Meskipun tersedia kasur yang cukup panjang, tidur di kereta ternyata nggak semudah yang mereka bayangkan.

Ketika akhirnya tiba di Varanasi, Waseda Boys langsung menuju hotel untuk istirahat sejenak sebelum memulai petualangan di Varanasi, kota yang sarat akan keindahan budaya dan spiritualitas ini.

Tonton Waseda Boys mencoba naik kereta di India!

***

Banyak banget destinasi New York yang disambangi Waseda Boys. Mana, nih, destinasi favorit versi kamu? Menonton Waseda Boys World Trip bikin kita berharap bisa mengikuti jejak mereka suatu hari nanti, ya? Semoga suatu saat kita juga bisa menjelajahi tempat-tempat menakjubkan di seluruh dunia seperti Waseda Boys, ya!

Media Sosial Waseda Boys

Jerome Polin

Tomohiro Yamashita

Yusuke Sakazaki

Ryoma Otsuka

Artikel Lainnya

Recent Posts

Alexander-Matthew-di-Jerman

CCTV dan AC Lumrah di Indonesia, tapi Jarang Ada di Jerman?

Matthew dalam kontennya memang sering membahas berbagai aspek terkait Jerman dari A-Z. Kali ini, ia menyoroti hal-hal yang umum dijumpai di Indonesia, tetapi langka atau bisa disebut barang yang nggak biasa di Jerman. Penasaran apa saja? Yuk, kita simak!

Jerhemy-Owen-di-Pembangkit-Listrik-Tenaga-Surya-Terapung-terbesar-di-ASEAN

Gaji Tukang Sampah di Belanda Mencapai Dua Digit?

Jerhemy Owen sering mengulas berbagai aspek kehidupan di Belanda, mulai dari kebudayaan, warisan sejarah, hingga lingkungan di sana. Kali ini, Owen membawa kita menelusuri sudut pekerjaan yang mungkin jarang dibahas, yaitu profesi tukang sampah. Kira-kira berapa, sih, gaji tukang sampah di Belanda? Yuk, kita bahas bareng Owen!

Dokter Ekida Rehan

Dokter Ekida: Bahaya Cuci Hidung dengan Air Keran

Beberapa waktu belakangan, sempat ramai fenomena cuci hidung karena banyaknya kasus pilek yang sedang merebak. Namun, di tengah maraknya praktik tersebut, beberapa orang tergoda mencoba mencuci hidung dengan menggunakan air keran dan selang. Pertanyaannya: apakah praktik ini diperbolehkan atau bahkan aman dilakukan? Yuk, kita telusuri penjelasan lebih lanjut dari Dokter Ekida!