Get In Touch
Menara Caraka, Lantai 12, Jl. Mega Kuningan Barat, Blok E4 7 No. 1, Kawasan Mega
Kuningan, Jakarta 12950
Work Inquiries
partnership@mantappu.com
(+62) 818 0401 3060

Terakhir Berkunjung ke Indonesia, Erika Ebisawa Memilih Kerja di Jepang?

March 1, 2024

by Fahma Ainurrizka

Salah satu talent Mantappu Corp., Erika Ebisawa, kerap membagikan kegiatannya selama di Jepang. Ia memberi kabar kalau tahun ini adalah kali terakhirnya mengunjungi Indonesia. Kira-kira apa alasannya, ya? Yuk, kita cari tahu jawabannya di artikel ini!

Potret Erika Ebisawa di Jepang | Sumber: Instagram  @erika_ebisawa

Konnichiwa, TeaMantappu! Kalau kamu mengikuti Instagram @mantappucorp, sempat ramai unggahan mengenai perpisahan Erika Ebisawa. Kabarnya, tahun ini adalah kali terakhir Erika mengunjungi Indonesia. Tentu saja, kabar ini membuat banyak fans bertanya-tanya: Memang Erika mau ngapain, sih, di Jepang? Yuk, langsung aja kita bombardir pertanyaan ke Erika!

Halo, Erika! Kamu lagi stay di Indonesia, ya?

Halo, TeMantappu! 

Betul sekali. Mulai 19 sampai 27 Februari 2024, aku memutuskan liburan ke Indonesia bareng keluarga aku. Aku pengin eksplor dan coba hal-hal baru aja, sih, selama di Jakarta, Indonesia. Kemarin, aku juga sempat ke Bandung naik Whoosh.

Udah lama nggak ke Indonesia, masih sering homesick nggak, sih?

Jujur, aku udah terbiasa tinggal di Jepang, jadi udah nggak homesick yang sampai nangis gitu.

Tapi, kadang kala, aku suka kangen sama Indonesia. Kalau lagi di Jepang, aku suka dengerin lagu Indonesia dan mengunjungi restoran Indonesia yang ada di Jepang. Hal-hal yang bikin aku kangen Indonesia tentu makanan sama teman-teman di sini, sih.

Apa benar tahun ini adalah kunjungan terakhir kamu di Indonesia?

Kemungkinan iya, tapi belum tahu juga, sih.

Alasannya, aku mau mulai kerja tahun ini, di bulan April 2024, jadi bakal susah untuk mengambil cuti liburan ke Indonesia.

Wah, keren! Apa, sih, kerjaan kamu di Jepang?

Aku kerja di perusahaan Jepang. Nggak bisa aku sebut namanya karena berkaitan dengan privasi. Yang pasti masih ada hubungannya dengan Indonesia. Aku kerja di sana sebagai influencer staff.

Jadi, aku tetap melanjutkan aktivitas media sosial aku seperti biasa di Instagram, YouTube, dan TikTok sekaligus sebagai karyawan tetap di perusahaan di Jepang. Aku menjadi influencer staff yang mempromosikan produk dari perusahaan itu.

Sebelumnya, alasan personalku memilih perusahaan ini juga karena mereka memperbolehkan aku untuk tetap melanjutkan aktivitasku di media sosial sebagai influencer.

Terus gimana, sih, prosesnya sampai kamu bisa bekerja di perusahaan ini? 

Jujur, aku nggak tahu proses rekrutmen di Indonesia gimana. Mungkin akan berbeda dengan di Jepang.

Saat itu, aku ada jalur khusus buat influencer staff. Aku cari di website dulu; kira-kira mana, sih, kantor di Jepang yang butuh influencer. Terus aku nemu dan aku kirim email ke perusahaan itu. Aku kirim jumlah followers aku, sosmed aku, CV aku juga. Akhirnya, aku dipanggil buat wawancara online pertama dan wawancara in-person kedua. Terus udah, deh, keterima. Aku cuma daftar ke situ aja, sih.

Kamu exited atau malah deg-degan, nih, buat kerja di bulan April nanti?

Excited, aku nggak takut sama sekali. Aku sudah bosan jadi student.

Sejak tahun 2017, bayangin, aku udah menjalani semester satu sebanyak tiga kali, loh. Aku mengulang kuliah tiga kali. Udah males jadi mahasiswa, pengin cepet-cepet kerja aja.

Selama bekerja, apakah kamu bakal tetap aktif bikin konten?

Belum ada gambaran nantinya aku bakal sesibuk apa. Aku penginnya seaktif sekarang, sih.

Pokoknya, tergantung sama kapasitas (kemampuan) diri aku aja. Tapi, kalau misalnya capek, mungkin aku bakal melambat (dalam memproduksi konten). Dukung terus aja, ya, gimana nantinya, Guys!

Apakah bakal ada kolaborasi atau rencana khusus kedepannya selama di Jepang?

Aku selalu pengin collab sama orang baru. Kemarin aku abis collab sama Leo pas dia main ke Jepang. Pokoknya kalau ada teman-teman Indonesia yang main ke Jepang, aku selalu sapa “Ayo kita ketemu!”

Hmm…. rencana jangka panjang, ya? Aku bakal tinggal di Jepang sampai seterusnya, sih. Nggak ada rencana balik ke Indonesia. Mungkin bakal bolak-balik, tapi domisili utamanya tetap di Jepang.

Terus, gimana, sih, cara kamu menjaga komunikasi dengan fans?

Aku selalu membaca semua komentar dari fans di akun media sosialku dan berusaha membalas DM (direct message) juga ngasih like sebisa mungkin. Nggak lupa, aku selalu berterima kasih kepada semua fans dan teman-teman yang ngasih komentar positif atau kirim DM. Aku pasti membaca hampir semuanya pas ada waktu luang. Kalau lagi sibuk, mungkin ada beberapa yang aku miss, tetapi aku berusaha untuk tetap membaca semuanya.

Pesan buat teman-teman: Tetap dukung aku, ya. Mungkin kita nggak pernah ketemu langsung. Tapi DM dari kalian, komentar positif dari kalian, semua aku baca. Itu selalu aku jadikan motivasi buat lebih semangat lagi bikin konten kedepannya.

Jadi mohon dukungannya buat kedepannya! Kapan-kapan pengin, deh, ngadain meet & greet gitu sama kalian. Soalnya sempet ada fans yang request “Kak adain, dong.” Cuma aku ‘kan bentar banget di Indonesia dan mendadak. Jadi kedepannya kita bisa planning ngadain meet & greet sama fans.

***

Yup, semoga karier Erika di Jepang sukses dan lancar, ya! TeMantappu dan TeaMantappu udah nungguin, nih, konten-konten menarik tentang perjalanan dan pengalaman barunya di sana. Kita nantikan bersama, ya!

Media Sosial Erika Ebisawa

Mau tahu keseruan Erika di Jepang dan kolaborasi lainnya? Ikuti media sosial Erika di bawah ini:

Artikel Lainnya tentang Erika Ebisawa

Tonton konten video terbaru Erika dengan Leo!

Recent Posts

Jerompiade

Jerompiade: University War Versi Indonesia?

Melalui YouTube Nihongo Mantappu, Jerome Polin merilis segmen baru bernama Jerompiade. Dalam konten ini, Jerome mengumpulkan 109 anak SMA kelas 11 untuk unjuk diri dalam duel pengetahuan umum, mulai dari Matematika, Sejarah, hingga Biologi, dengan tujuan merebut gelar pemenang dan mendapatkan hadiah uang tunai sebesar lima juta rupiah. Kira-kira, siapa pemenangnya?

Ekida Rehan saat co-ass

Hujan dan Flu: Apa Hubungannya? Ini Penjelasan Ekida Rehan

Kamu pernah mendengar istilah penyakit pancaroba, TeMantappu? Fenomena ini sering kali terjadi ketika ada perubahan pola hujan, terutama yang terjadi pada sore hingga menjelang malam hari. Tak jarang, kita menjadi lebih rentan terkena flu atau penyakit lainnya dalam kondisi begini. Mengapa hal ini bisa terjadi, ya? Temukan penjelasannya di artikel ini!