Get In Touch
Menara Caraka, Lantai 12, Jl. Mega Kuningan Barat, Blok E4 7 No. 1, Kawasan Mega
Kuningan, Jakarta 12950
Work Inquiries
partnership@mantappu.com
(+62) 818 0401 3060

Perdana Naik Susi Air, Maskapai Impian Leonardo Edwin

March 13, 2023

by Nadya Christie

Pengalaman perdana Leonardo Edwin naik maskapai impiannya, Susi Air, bisa selengkapnya disimak di artikel ini!

Susi Air adalah salah satu maskapai penerbangan yang udah lama pengin Leonardo Edwin sebagai seorang AvGeek (Aviation Geek) alias pencinta hal-hal tentang penerbangan, coba untuk tumpangi!  Susi Air sendiri merupakan maskapai penerbangan asal Indonesia yang didirikan pada 2004 oleh Susi Pudjiastuti (Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan RI 2014-2019). Maskapai yang berada di bawah PT ASI Pudjiastuti Aviation ini berpusat di Pangandaran, Jawa Barat.

Gimana sih, pengalaman Leo naik pesawat Susi Air? Yuk, langsung cek artikel berikut ini!

Pengalaman Perdana Leonardo Edwin Naik Susi Air

Gambar Pengalaman Leo Naik Pesawat Susi Air (Sumber: Youtube Leonardo Edwin)
Pengalaman Leo Naik Pesawat Susi Air (Sumber: Youtube Leonardo Edwin)

Baru-baru ini, Leo baru aja nyobain naik pesawat Susi Air untuk perjalanannya dari Pangandaran-Jakarta (PP).  Sekilas info untuk teMantappu, satu kali perjalanan dari Jakarta-Pangandaran dibanderol dengan kisaran Rp900.000-1.300.000,- (belum temasuk pajak). Susi Air sendiri punya rute yang terbatas, dengan ukuran pesawat yang kecil dibandingkan dengan pesawat pada umumnya. Oleh karena itu, sebelum naik, pastikan barang bawaan kamu nggak lebih dari 10 kg, ya!

Gambar Pesawat Tipe Cessna C208B Grand Caravan milik Maskapai Susi Air (Sumber: Youtube Talent)
Pesawat Tipe Cessna C208B Grand Caravan milik Maskapai Susi Air (Sumber: Youtube Talent)

Pesawat tipe Cessna C208B Grand Caravan yang dinaiki oleh Leo sendiri bisa memuat hingga 12 orang penumpang dan 2 orang pilot. Untuk perjalanan bolak-baliknya ini, Leo menggunakan tipe pesawat yang sama, guys! Hal ini dikarenakan hanya ada satu perjalanan untuk rute Jakarta-Pangandaran.

Gimana kesan Leo setelah berhasil naik maskapai Susi Air? Senang banget, pastinya! It’s truly a dream come true for Leo. Karena pesawat yang ditumpanginya punya ukuran yang kecil, Leo bisa dengan mudah nikmatin pemandangan dari dalam pesawat.

Momen yang paling berkesan untuk Leo selama naik pesawat Susi Air mungkin adalah momen ketika lepas landas dan mendarat. Cara lepas landas yang dilakukan oleh pesawat yang ditumpanginya tersebut mirip dengan yang dilakukan oleh pesawat khusus skydiving. Jadi, ketika lepas landas, pesawat akan berputar sebanyak dua kali di udara, kemudian barulah bisa terbang di udara.

Gambar Momen ketika Pesawat Susi Air yang Ditumpangi Leo Melakukan Pendaratan (Sumber: Youtube Talent)
Momen ketika Pesawat Susi Air yang Ditumpangi Leo Melakukan Pendaratan (Sumber: Youtube Talent)

Sementara ketika pesawat yang ditumpanginya akan mendarat, Leo bisa melihat dengan jelas landasan landing-nya, serta tahapan-tahapan hingga pesawat tersebut mendarat.

Nah, ada fasilitas apa aja sih, yang bisa kamu temukan di dalam pesawat dan lounge Susi Air?

Fasilitas di Dalam Pesawat dan Lounge Susi Air

Selama perjalanan pulang-pergi Jakarta-Pangandaran, Leo berhasil dapat kursi tepat di belakang pilot, nih. Alhasil, memudahkan ia untuk bisa review fasilitas dan keadaan di dalam pesawat sepanjang perjalanan.

Di dalam pesawat Cessna C208B Grand Caravan yang dinaiki oleh Leo, kamu bisa menemukan beragam fasilitas yang biasa ditemukan di maskapai-maskapai lain pada umumnya. Ada sabuk pengaman dengan posisi menyilang untuk dipakai setiap penumpang, air conditioner, lampu baca, kait untuk gantungan baju, kartu keselamatan ketika ada keadaan mendesak, dan jaket keselamatan. Selain itu, karena ukuran pesawat yang kecil, kamu bisa merasakan atmosfir yang lebih intimate dengan para penumpang lain dan pilot selama perjalanan.

Meskipun pesawatnya kecil-kecil, tapi maskapai Susi Air punya lounge sendiri, lho! Ukuran lounge-nya terbilang cukup besar dengan fasilitas yang cukup lengkap. Lumayan untuk dipakai nunggu sebelum boarding. Kamu bisa intip fasilitas-fasilitas yang ada di lounge maskapai Susi Air lewat gambar-gambar di atas! Yang unik, lounge maskapai Susi Air ini diisi oleh properti yang biasa kamu temukan di rumah-rumah zaman dahulu alias kental dengan kearifan lokal Indonesia.

***

Itu dia pengalaman perdana naik Susi Air, maskapai impian Leonardo Edwin! Leo merekomendasikan teMantappu untuk bisa sama-sama cobain pengalaman unik naik maskapai Susi Air, nih. Ditunggu review dari teMantappu dan review-review selanjutnya dari Leo, ya!

Sampai ketemu di artikel berikutnya!

Referensi

Youtube Leonardo Edwin
Instagram @leo_edw

Artikel tentang Leonardo Edwin

Empat Pengalaman Horror yang Dialami Leonardo Edwin saat Hiking
Leo Jelajah Desa – Pengalaman Leonardo Edwin Tinggal di Desa Sindulang dan Tasikmalaya
Read more: Perdana Naik Susi Air, Maskapai Impian Leonardo Edwin

Recent Posts

Hitomi talent Mantappu Corp.

Ribbon Hairstyle Ala Hitomi: Simpel dan Manis!

Hitomi berbagi variasi hairstyle dengan ribbon. Mulai dari kuncir kuda dengan kesan chic dan fresh, sampai kepang berlilit pita yang kelihatan girly. Yuk, kita simak berbagai kreasi ribbon hairstyle dari Hitomi! Siapa tahu kamu bisa menemukan gaya rambut favorit yang bisa kamu coba sendiri di rumah.

Cecilia Amalo

Cecilia Amalo Jelajahi Kantin di Osaka Shoin Women’s University

Cecilia Amalo, yang akrab dipanggil Cecil, awal tahun ini memulai petualangan barunya dengan kuliah di Jepang, lho. Ia diterima di Osaka Shoin Women’s University. Sebagai mahasiswa baru, Cecil tentunya antusias mengeksplorasi fasilitas-fasilitas kampus barunya ini. Salah satu tempat yang menarik perhatiannya adalah kantin kampus. Di sana, banyak food truck yang berjajar menawarkan berbagai macam makanan dan minuman. Yuk, kita simak keseruannya!

Tomohiro Yamashita mencoba es dawet di Pasar Gedhe Solo

Tomohiro Kunjungi Pasar Tradisional di Indonesia

Tomohiro Yamashita kali ini mengunjungi salah satu pasar lokal yang terkenal di Solo, Jawa Tengah, yaitu Pasar Gede. Kira-kira, gimana, ya, reaksi Tomohiro ketika melihat pasar tradisional di Indonesia untuk pertama kalinya? Sebagaimana kita tahu, di Jepang masyarakat lebih familiar dengan supermarket yang serba modern dan efisien. Pasar tradisional di Jepang memang ada, tetapi nggak sepopuler dan semeriah pasar tradisional di Indonesia yang nyaris selalu penuhi. Jadi, yuk kita simak lebih lanjut pengalaman seru Tomohiro Yamashita saat menjelajahi Pasar Gede di Solo!